Monday, March 30, 2020

Mengapa sebagian orang sulit memiliki rumah? padahal punya penghasilan tetap

Memiliki rumah adalah dambaan setiap keluarga,dimana dengan memiliki rumah terdapat rasa aman dan bahagia bagi anggota keluarga didalamnya. Namun terkadang mimpi memiliki rumah bukan suatu hal yang mudah bagi sebagian orang. Punya pekerjan ataupun keahlian (profesional)  terkadang juga tetap memiliki kendala dalam memiliki hunian. Ada kalanya mampu secara cicilan namun terkendala secara uang Muka yang terasa amat besar. Belum lagi dengan selalu berubahnya harga tanah dan bahan bangunan yang terus naik,sehingga harga rumah semakin sulit dimiliki. berikut ini hal hal yang menyebabkan mengapa sebagian orang sulit memiliki rumah padahal punya penghasilan tetap

1. Tidak menjadikan  Rumah sebagai Prioritas utama. 

Ada kalanya para pekerja atau Profesional  terkendala untuk bisa memiliki rumah karena ada prioritas lain selain Rumah . Misalnya kebutuhan untuk punya mobil atau Hobby lainnya yang juga bisa menguras keuangan. Ada kala para pekerja ataupun Profesional mendahulukan hal ini,entah memang karena kebutuhan atau karena Life Style (gaya hidup). Padahal sama sama dipahami bahwa harga kendaraan tiap tahun akan selalu turun secara nilai dan harganya..Berbeda dengan rumah atau tanah yang jika dimiliki segara akan terus naik dan melambung harganya.

2. Salah memilih properti

Banyak para pekerja atau pencari rumah,seketika mundur setelah melihat tabel cicilan rumah rumah yang dijual secara KPR oleh para developer. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pengenalan terhadap perkembangan harga wilayah disekitar rumah yang dicari dan diharapkan. Oleh sebab itu janganlah sungkan untuk meminta saran konsultan Properti /Agen Properti. Agar pencarian rumah bisa tepat,sesuai dan efisein waktu pencarian.
Jika harga properti disuatu wilayah sudah dipahami,beli dan pilihlah rumah sesuai kemampuan. Gunakan batas terendah dari kemampuan,jangan memaksa. jika memang hanya sanggup membeli rumah dengan cicilan perbulan (misal ) hanya 1 juta perbulan..maka pilihlah yang sesuai. Jangan sampai melampaui batas kemampuan. Hitung kebutuhan rumah tangga selain pengeluaran untuk cicilan rumah seberapa mampunya.Agar anda tidak akan terbebani. Karena masa cicilan rumah bukanlah waktu yang sebantar. rentang antara 5 -20 tahun masa Kredit.

3. Lambat dalam mengambil keputusan

Ada kalanya para pencari rumah yang memiliki pekerjaan selalu menunda membeli rumah dengan berbagai alasan. Seperti masih ada cicilan lain,atau masih cari yang cocok atau sesuai dana. Bahkan ketika ditawari rumah yang sesuai dengan kemampuannya pun masih tetap beralasan.."wah lokasi nya jauh, wah saya cari yang dekat kantor,wah jauh dari rumah orangtua saya. Padahal kalaupun ada yg menjual rumah disekitaran tempatnya bekerja harganya sudah pasti tidak akan sesuai kemampuannya,karena didaerah daerah tertentu,misalnya di Jakarta harga tanahnya sudah puluhan juta permeternya. Atau dikota kota lain yang sudah ramai kondisi dunia usahanya..Dan banyak diantara mereka yang masih terus berharap bisa mendapatkan rumah yg dekat dengan kantor, dengan harga yang sesuai harapannya. Kemungkinan itu sudah pasti kecil sekali, karena tidak pernah ada harga properti  turun,yang ada malah akan naik tiap tahunnya. Dan rumah  murah yang tadinya murah ketika ditawar kan,tapi ditolaknya pun terus beranjak naik dan meninggalkan kemampuan cicilan perbulannya. Oleh karena itu segeralah putuskan ambil rumah tersebut walaupun jauh dari kantor. dengan harapan ketika rumah itu sudah bisa dimiliki, carilah pekerjaann yang dekat dengan rumah. atau jika tidak akan selama nya mimpi memiliki rumah tersebut tak akan terpenuhi

dibawah ini ada video yang bisa di ilustrasikan bagaimana kecepatan mengambil keputusan bisa mewujudkan mimpi punya rumah itu terwujud








1 comment: